Rumah Tusuk Sate di Amsterdam Selatan



Rumah Tusuk Sate Di Amsterdam Selatan Dan Cerita Cerita Lain Adalah Kumpulan Cerpen Pertama Joss Wibisono Yang Terbit Sebagai Buku Karya Karyanya Termasuk Cerita Cerita Yang Bersaling Silang Dalam Kumpulan Ini, Sebelum Direvisi Lebih Jauh Telah Terbit Di Berbagai Media Tanah Air Matahari Tercurah Di Atas Amsterdam Yang Murung Musim Semi Tiba, Tapi Betapa Kota Kelahiranku Ini Lebih Suka Terus Terlelap Saja Dalam Winterslaap Sebenarnya Bukan Melulu Ibu Kota, Seantero Belanda Juga Tertular Enggan Menyambut Musim Semi 1941 Ini Dan, Bukan Hanya Orang Belanda, Para Pendatangpun Kejangkitan Rasa Malas Yang Tak Pernah Mereka Rasakan Sebelumnya Tidak Terkecuali Para Studenten Indonesia Yang Menuntut Ilmu Di Negeri Penjajah Ini.Rumah Tusuk Sate di Amsterdam Selatan

Is a well-known author, some of his books are a fascination for readers like in the Rumah Tusuk Sate di Amsterdam Selatan book, this is one of the most wanted Joss Wibisono author readers around the world.

[Epub] ↠ Rumah Tusuk Sate di Amsterdam Selatan Author Joss Wibisono – E17streets4all.co.uk
  • Paperback
  • 149 pages
  • Rumah Tusuk Sate di Amsterdam Selatan
  • Joss Wibisono
  • Indonesian
  • 16 August 2017

10 thoughts on “Rumah Tusuk Sate di Amsterdam Selatan

  1. says:

    Ada lima cerita dalam kumpulan cerita Rumah Tusuk Sate di Amsterdam Selatan karya Pak Joss ini, dengan bingkai urutan latar begini Kyoto Amsterdam Batavia Amsterdam Kyoto Penggambaran panoramanya riil sungguh karena penulisnya punya pengalaman 30 tahun tinggal di Amsterdam, beberapa tahun menjadi pengajar tamu di Kyoto, dan beberapa tahun masa awal hidupnya ia habiskan di Indonesia, tepatnya di Salatiga daerah pertemuan Merapi dan Merbabu.Cerita dengan latar di Amsterdam punya tarikan nafas hingga ke periode 1939 1941 dengan muatan cerita tentang mahasiswa Indonesia yang terlibat di situasi pendudukan nazi atas Belanda dan bagaimana mereka memanfaatkan keadaan ini untuk pergerakan Indonesia merdeka melalui terbitan terbitan stensilannya, cerita dengan latar di Batavia kaya akan penggambaran kencan beserta jenis makanan ala rijstaffel di tengah situasi genting zedenschandaal peraturan pada periode kolonial Hindia Belanda di Batavia yang melakukan razia atas orang orang homoseks kala itu, dan kisah yang penuh cinta bermekaran berlatar di Kyoto dengan plot cerita cinta ala mahasiswa seorang Indonesia dan seorang Jepang bertemu di sebuah ruang mikrofilm perpustakaan Belanda yang dipertemukan lantaran kesamaan riset mereka tentang dua sepupu yakni antara Suwardi Suryaningrat dan Noto Negoro, lalu kedua mahasiswa beda negara ini pun saling jatuh cinta, menghabiskan waktu dengan maka...

  2. says:

    I am the author.

  3. says:

    Buku ini saya selesaikan dalam satu perjalanan kereta api Bandung Jakarta Ini adalah anak rohani saya, kata penulisnya Lalu saya langsung mereka reka keadaan yang saban hari memeluk Rohaniawan ini kelak beliau katakan saat diskusi bahwa dia sudah 30 tahun menetap di tanah yang begitu menghargai sejarah Sejarah adalah cara pandang Belanda.Tapi buku ini fiksi.Adalah tidak mudah untuk memilah lalu memilih mana bagian yang dianggap fakta sejarah dan bagian mana yang fiksi Dalam diskusi dan peluncuran kedua buku kemarin pun, topik ini tak benar benar terang Fiksi tentu tak bisa dijadikan rujukan atas apa yang benar benar terjadi Sementara Rumah tusuk sate di Amsterdam selatan ini penuh sekali dengan apa apa yang benar benar ada Ada saja satu pertanyaan selama diskusi yang menyambungkannya dengan sejarah kelahiran Indonesia Tapi saya bertanya tanya sendiri, apa bisa kita memandangnya begitu Saya ingat kewalahan yang saya hadapi saat menyelesaikan Tetralogi Buru Saya tahu bahwa beberapa bagian dari tokoh dan cerita di dalamnya benar benar nyata, tapi apakah bisa saya menyatakan bahwa pada suatu masa, Indonesia pernah mengalami ini dan itu Sebagai fiksi, buku ini berhasil Sudah lama agaknya saya tak bertemu buku yang menghasilkan kesan mengalir seperti air Pertama muncul karena tulisan Agus Noor yang saya katakan mahir membuat sungai dari kata kata Tapi yang ini agaknya lain Saya seperti sedan...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *